Advertisement

Edan,Gadis 14 Tahun Diberikan Sebagai Hadiah Oleh Orangtuanya untuk Pria Usia Separuh Abad

Diposkan oleh Susan Merah

Share on :


Seorang pria di Amerika Serikat diciduk polisi karena menyimpan 12 anak perempuan rentang usia enam bulan sampai 18 tahun di rumah.Lee Kaplan ditangkap pada Kamis (16/6/2016) setelah polisi menerima laporan tetagga tentang aktifitas mencurigakan di kediaman pria itu.Wanita bernama Jen Betz dari Feasterville, Pennsylvania, mengatakan telah melaporkan Kaplan karena mengkhawatirkan gadis-gadis remaja yang dilihatnya di rumah pria berusia 51 tahun itu.

"Saya terus mengatakan pada suami saya bahwa sesuatu tidak beres terjadi di rumah itu. Sesuatu yang tidak beres," kata Betz dilansir Daily Mail.

Dilaporkan Philly, Kaplan menghadapi tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap gadis berusia 14 tahun.Remaja yang kini berusia 18 tahun itu ternyata diberikan sebagai hadiah oleh orangtuanya empat tahun lalu karena dianggap telah membantu mereka secara finansial.

Pada polisi dia mengatakan dirinya dan Kaplan memiliki dua anak perempuan. Masing-masing berusia tiga tahun dan enam bulan.Menyusul peristiwa ini, aparat lalu menangkap orangtua si remaja, Daniel dan Savilla Stoltzfus setelah mengakui mereka memberikan putrinya sebagai hadiah bagi Kaplan empat tahun lalu.

Menurut pengacara distrik, David Heckler, pasangan suami istri Stoltzfus dulu hampir kehilangan lahan pertanian. Hingga akhirnya Kaplan datang dan menyelamatkan kebangkrutan mereka.Sebagai imbalan, pasangan dari komunitas Amish ini memberikan putrinya yang kala itu berusia 14 tahun. Hal itu dilakukan setelah Daniel mencari informasi di internet dan menyimpulkan legal memberikan putrinya sebagai hadiah.

Selain itu pasangan Stoltzfuses mengatakan mereka adalah orangtua dari semua anak perempuan yang ditemukan di rumah Kaplan. Kecuali dua yang paling kecil adalah cucu mereka.Pasangan suami istri Stoltzfuses menganggap Kaplan adalah pria yang baik dan hebat. Beberapa gadis yang ada di rumah itu juga mengatakan hal yang sama, yang menurut Heckler mereka sudah dicuci otak oleh Kaplan.

Meski telah punya dua anak, Kaplan dan remaja perempuan berusia 18 tahun itu tidak menikah. Tapi menurut Heckler mereka bertindak seperti suami dan istri.Ketika petugas memasuki rumah itu pada Kamis pekan lalu, semua anak berlarian dan mencoba bersembunyi. Mereka berperilaku baik, tapi tampak ketakutan.


Menurut Heckler, anak-anak ini tampaknya tidak bersekolah. Belum diketahui apakah mereka pernah berobat ke dokter. Tapi tak satu pun yang terlihat sedang sakit atau menunjukkan tanda adanya trauma.

Kini Daniel Stoltzfus menghadapi tuntutan berkonspirasi dalam pelecehan seksual yang dilakukan Kaplan, serta melakukan tindakan membahayakan bagi anak.Sedangkan istrinya menghadapi tuntutan membahayakan anak.Walaupun pasangan Stoltzfus ini mengatakan 10 anak perempuan itu adalah anak-anak mereka, tapi polisi tidak menemukan akta kelahiran yang bisa mengkonfirmasi hal tersebut. Oleh sebab itu polisi akan menyelidikinya.

sumber : TRIBUNNEWS

susan merah -
SERIAWAN Updated at : 02.26.00

{ 2 komentar... or add one}


apotekfarma mengatakan...

mantap

Oyong Ilham mengatakan...

nggak heran kalau sdh di amerika sono /.....

Poskan Komentar